Sunday, July 10, 2011

Humans Do the Best, God Do the Rest :)

It's been so long I didn't blog in my mother tongue. So this time (seriously, it's actually due to my laziness typing in English), I will use Bahasa... like anyone would read 


Jadi, beberapa hari lalu gw baru aja selesai proses seleksi terakhir di suatu perusahaan yang sangat gw idam-idamkan sejak dulu kala. Saat dipanggil untuk ikut interview dengan sang direktur dan para top manajemen, gw sangat bersyukur karena dikasih kesempatan untuk itu, alhamdulilah.

Nah sekarang gw kembali dalam posisi antara optimis dan mencoba realistis. Gw merasa jawaban gw kurang tepat sasaran dan kurang meyakinkan. Entah ya, gw juga ga tau parameter apa yang dipakai untuk penilaian, tapi untuk tahap ini benar-benar subjektif. Tadi salah satu top manajernya (gw ga tau posisi dia apa, tapi yang jelas dia orang sangat penting diperusahaan dan keliatan sangat pinter tapi rendah hati, pembawaaannya sangat sejuk dan bijaksana) bilang, 

"Kalau udah sampai tahap ini, penilaiannya berupa "cocok" dan "ga cocok". Mau sepinter apapun kamu kalau kata pak direksi ga cocok, yaudah kamu gagal. Sejauh ini emang banyak yang ngelamar untuk posisi ini, tapi kita masih sangat sedikit yang cocok jadi mungkin kita akan buka proses rekruitasi lagi,"

Jreng. Jadi dengan jawaban Pak Ahmad itu, gw cuma bisa pasrah. Kalau udah begini, gw ga bisa apa-apa lagi selain menyerahkan semuanya sama Sang Pencipta. Manusia boleh berusaha, tapi hasil akhir tetap Tuhan yang menentukan.

Kata si Bapak lagi, "Intinya ikhlas, anggep aja ini suatu bentuk ikhtiar. Jadi kalaupun misalnya kalian harus cukup sampai disini, itu bukan berarti kalian gagal atau ga mampu. Mungkin rejeki kalian bukan disini."

Gw pun tersadar. Ternyata benar, masalah rejeki, jodoh, dan lain-lain udah diatur dengan sangat baik oleh-Nya. Mungkin gw sempat terlalu terlena dengan keadaan duniawi yang sangat memberikan pressure, gw bahkan sempet ngelupain tujuan akhir manusia hidup, yaitu akhirat. 

Well, I really need Your Strength, God... I always need...
Aku butuh kekuatan-Mu, Tuhan... wahai Sang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang...

Gw emang harus selalu siap dengan skenario terburuk. But, I will never stop believing in You, I put all my trust in You, God...

Sampai sekarang pun gw masih suka mikir, "Do I deserve to join the company?"
Tapi itu rahasia gaib. Hanya Allah yang tahu, manusia cuma bisa berikhtiar dan berdoa.

I really wish me luck. I wish good thing will come in the end. But I know, every decision God made, is the best for us. Mungkin bentuknya ga selalu happy end, tapi percayalah itu yang terbaik :)

Salah satu cuplikan dari Al-Quran yang sangat gw suka (sebenernya banyak, tapi untuk kali ini gw quote satu dulu):
"Maka nikmat dari Tuhan-mu yang mana lagi yang mau kau dustakan?"


No comments:

Post a Comment